Pake kaos, bertopi, duduk, kadang seperti pertapa, cuma termenung sendiri. Gak tahu ngerti apa tidak pekerjaan bangunan. Itulah sang Mandor, --yang mengerjakan proyek bernilai miliaran--
Di sisi yang lain terlihat dan terdengar gaya kepemimpinan memerintah. Sederhananya, para pelaksana bekerja hanya kalau ada perintah dari atasan. Manajemen tukang kayu. Kalau dipukul, barulah paku bergerak masuk.
Kalau saya, lebih mengidentikan diri seperti captain dalam sepakbola. Ikut bermain dan memenej permainan. Mengatur ritme kapan harus bertahan, menyerang atau mempermainkan bola.
TETAPI manakah yang lebih cocok pada abad ke 21 ini. Gaya kepemimpinan mandor, atau manajeman tukang kayu atau sang captain.
Berdasar referensi terbaru, pemimpin masa kini adalah pemimpin yang memberi kesempatan kepada pelaksana untuk bekerja secara leluasa berdasarkan caranya sendiri dan memberi kesempatan untuk pengembangan diri. Pemimpin yang memberi rumusan tujuan yang jelas dan tidak terlalu mengurusi detail. Pemimpin yang tidak takut untuk berbagi ilmu dan memberi kesempatan berkembang kepada orang lain. Sehingga ada perintah atau tidak ada perintah, hadir atau tidak hadir sang pemimpin, pekerjaan organisasi berjalan terus.

0 comments :
Post a Comment