Penampilannya tidak seperti orang Jawi pada
umumnya. Lebih ke penampilan orang pesisir. Percaya diri, 12 volt, cepat akrab,
terbuka, ceplas ceplos.
Dan kiat-kiatnya memimpin sebuah institusi,
inspiring. Misalnya, untuk membina tertib administrasi dan kejujuran staf, Mas
Jawi meminta auditor berwenang untuk memeriksa pekerjaan staf dengan teliti,
cermat dan sedikit “garang” sehingga staf betul-betul mendapat koreksi dan
pembelajaran berharga. Tentu, para stafnya tidak tahu bahwa auditor memeriksa
atas pesanan.
Setelah diperiksa tentu ada tindaklanjut. Kalau
perlu hukuman. Menurut istilahnya, : “ Saya tidak terlalu faham administrasi
keuangan, tetapi mempunyai power untuk membuat staf mengelola keuangan dengan
administrasi yang benar.”
Dalam menjalin kemitraan dengan institusi yang
setara, sekali lagi ia menunjukan kehebatannya. Menurut versinya, ia lebih
menekankan pada pendekatan personal. Bukan pendekatan hierarkis birokratis. Dia
sadar betul bahwa kekuatannya ada pada kemampuan komunikasi dan kemampuannya
sebagai seorang pemimpin.
Inspiring.

0 comments :
Post a Comment