Powered by Blogger.
Home » » ARSIP Fully Functioning Person

ARSIP Fully Functioning Person

Written By Suheryana Bae on Wednesday, April 6, 2016 | 8:45 AM

Puluhan, ratusan bahkan mungkin ribuan kali –kalau direkapitulasi- penceramah, penulis, motivator memberikan contoh bagaimana anak-anak belajar dan merangkai mimpi. Di usia antara satu sampai tiga tahun anak belajar berjalan. Melangkah-jatuh-merayap-melangkah-jatuh-merayap-    melangkah-jatuh-merayap-melangkah-jatuh-merayap. Tidak berhenti. Berulang-ulang. Sesekali diselingi tangis. Sesekali tertawawa. Sesekali semangat. Sesekali putus asa. TETAPI tidak pernah berhenti.

Demikian juga pada masanya, anak merangkai mimpi. Ingin menjadi pilot atau bisa terbang seperti gatotgaca-atau menjadi presiden atau menjadi jenderal atau menjadi bintang filem atau menjadi penulis atau menjadi pelajar teladan atau menjadi jawara atau menjadi ulama atau menjadi supermen atau menjadi lentur seperti scoobedoo atau menjadi cantik atau menjadi ganteng atau menjadi terkenal atau menjelajah eropa atau menjadi apa pun. Tidak terbatas dan tidak dibatasi.

Seiring waktu, mimpi-mimpi dirasionalisasi –semakin berkurang, semakin rendah--, kegigihan belajar menurun diselingi kebosanan dan putus asa. Rasa malu, rasa enggan, tidak percaya diri, hempasan pengalaman, gempuran ombak kehidupan, mengikis mimpi-mimpi dan kegigihan. Beberapa orang “berbakat” ditempa oleh pengalaman, hempasan pengalaman, gempuran badai kehidupan menjadikan dirinya semakin kuat, semakin kokoh, semakin percaya diri.

Maka fully functioning person adalah orang yang mampu memelihara kegigihan dan memelihara mimpi-mimpi; orang yang tidak pernah berhenti berpikir dan bertindak; orang yang menganggap kegagalan adalah keniscayaan dalam perjalanan menuju keberhasilan; orang yang tidak pernah berhenti belajar dan mengambil pelajaran dari kehidupan. 4.6.16-8.45

0 comments :

Post a Comment