Powered by Blogger.
Home » » Pengendalian Emosi dalam Konteks Birokrasi

Pengendalian Emosi dalam Konteks Birokrasi

Written By Suheryana Bae on Monday, April 18, 2016 | 9:05 AM


Perasaan tidak pernah bisa lepas dari keberadaan manusia atau kalau dibalik keberadaan manusia tidak bisa lepas dari perasaan. Apapun jabatannya, di manapun berada, pada tingkatan ekonomi manapun selalu ada perasaan. Bahkan hubungan manusia adalah hubungan emosional.

TETAPI ada hal yang harus dicermati, dalam komunikasi seringkali terjadi trouble sehingga menimbulkan ketidaknyamanan perasaan atau ill feel yang tentu saja akan menganggu produktivitas kerja. Perasaan tidak enak, tersinggung, marah, kecewa, sedih, terpinggikan, tidak berdaya, putus asa dapat saja muncul sebagai produk samping sebuah komunikasi.

Untuk kenyamanan dan kelancaran kerja, produk samping komunikasi seperti ini lebih baik diabaikan saja. Jangan dimasukkan di hati karena akan mengganggu. Masuk telinga kiri keluarnya dari kanan. Kata kuncinya adalah seorang birokrat harus mampu mengendalikan emosi, karena emosi liar hanyalah milik penjahat dan sebangsanya. 

0 comments :

Post a Comment