Powered by Blogger.
Home » » Menikmati Proses

Menikmati Proses

Written By Suheryana Bae on Tuesday, May 10, 2016 | 5:37 PM

Menikmati Proses

Sepedaan di pagi hari. Matahari menggeliat, belum lagi bangun. Udara dan cahaya pagi yang segar dan temaram. Beberapa petani turun ke sawah menarik garis lurus. Beberapa menanam benih. Beberapa duduk sambil makanan ringan. Beberapa sedang transaksi. Beberapa melangkah di jalanan beton.

Kelihatannya damai, tenang, nyantei, akrab, atau segala apapun yang kelihatannya ideal. Secara nalar dan penglihatan fisik seperti itu. TETAPI pengalaman mengatakan lain.

Bahwa setiap fase kehidupan, setiap tempat, setiap waktu, setiap perjalanan, setipan proses beriringan beserta permasalahannya sendiri. Setiap step adalah pengalaman dan ujian yang dapat ditangisi atau dinikmati. Diratapi atau dihayati dengan ceria.

Seperti anak sekolah yang memiliki lingkungan pergaulan, masalah dan ujiannya sendiri-sendiri sesuai maqomnya masing-masing. Anak SD pengalaman anak SD beserta permasalahan anak SD, anak SMP pengalaman anak SMP beserta permasalahan anak SMP dan seterusnya.

Allah dan alam memproses dan menyediakan masalah sesuai dengan perkembangan pemikiran, emosi, usia. Tidak ada yang lebih dan tidak boleh lebih. Masalah anak SD tentu sangat pelik bagi anak seusianya tapi sangat sederhana bagi anak SMP.  Pengalaman petani miskin sangat komplesk dan pelik bagi para petani tetapi sangat sederhana bagi konglomerat. Etc.

Maka the time meski dijalani, dihayati, direnungkan, dinikmati sebagai bagian dari kehidupan.

0 comments :

Post a Comment