Sungguh bermakna ketika Orang Mulia mengajarkan bahwa “setiap
orang adalah pemimpin. Dalam berbagai kondisi dan status tentunya. Pemimpin
keluarga, pemimpin di lingkungan, pemimpin di Institusi, pemimpin di
masyarakat, pemimpin negara, mungkin juga pemimpin agama.
TETAPI andaipun tidak menjadi pemimpin sebagaimana
tersebut, MAKA setiap manusia tetaplah PEMIMPIN. Paling tidak pemimpin bagi dirinya
sendiri. So, kalah-menang, sukses-gagal, baik-jahat, suka-duka, bebal-pintar,
pemberani -penakut, pemalas-pejuang sangat tergantung pada kemampuan memimpin.
Karena setiap orang adalah pemimpin maka setiap orang
harus kreatif, inovatif, cerdas, gigih, istiqomah. Melahirkan banyak ide,
pemikiran, dan berbuat sesuatu untuk kemuliaan kemanusiaan. Setiap orang
bertanggungjawab dan memperjuangkan kemuliaan kemanusiaan sesuai level
kepemimpinan.
Tidak ada alasan bermalas malas atau tidak berbuat
sesuatu.

0 comments :
Post a Comment