Powered by Blogger.
Home » » DOA PELEPAS BEBAN

DOA PELEPAS BEBAN

Written By Suheryana Bae on Wednesday, June 5, 2024 | 8:10 AM

 

Doa tidak sekadar ritual yang dijalankan oleh umat beragama. Lebih dari itu, doa menjadi jembatan antara manusia dengan Sang Pencipta, sarana untuk mengekspresikan segala perasaan, harapan, dan keinginan. Doa adalah sarana komunikasi spiritual yang dilakukan manusia setiap saat, dalam berbagai keadaan, walaupun terkadang ijabah atau jawaban atas doa tersebut tidak langsung datang atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ketika manusia menghadapi berbagai permasalahan, ujian, atau rasa syukur yang mendalam, alam bawah sadar mencari tempat pelarian. Secara psikologis, doa berfungsi sebagai pelepasan beban personal. Di dalam doa, seseorang bisa mengungkapkan kesulitan hidup, harapan, tantangan, kekecewaan, kesenangan, kesedihan, penderitaanbahkan rasa putus asa. Apapun itu, dengan mengungkapkannya lewat doa, beban di hati menjadi lebih ringan dan pikiran menjadi lebih tenang.

 

Beban psikologis yang terus menerus ditekan dan tidak dikeluarkan bisa menyebabkan ketidakseimbangan emosi dan mental yang bisa berujung pada gangguan jiwa. Ketika seseorang merasa terjepit, kesendirian, dan kehilangan harapan, doa bisa menjadi obat yang mujarab. Doa memberikan kelegaan, memberikan rasa dihargai, dan menguatkan mental serta emosi seseorang.

 

Mr. Soetarso, seorang pakar pekerjaan sosial, pernah mengatakan ketaatan beragama dapat menghindarkan seseorang dari stres akut atau depresi yang mendalam. Pasalnya, mereka memiliki 'tempat pelarian' dalam setiap keluh kesahnya. Mereka mempercayai bahwa ada kekuatan di luar sana yang mendengar, memahami, dan akan memberikan solusi atau pertolongan pada waktunya.

 

Namun, ada satu hal yang sering kali terlupakan, yaitu tentang doa dari orang-orang yang didzalimi. Sebuah fenomena spiritual yang diakui oleh banyak agama, bahwa doa mereka memiliki kekuatan yang sangat besar. Entah diucapkan dengan lisan atau hanya tersimpan dalam hati, doa mereka seringkali adalah doa yang memohon keadilan. Tak jarang, doa ini memohon azab, siksa, karma, atau kecelakaan bagi orang yang mendzalimi. Dan berdasarkan keterangan, sangat mudah untuk dikabulkan Mahapencipa. Hal ini mengingatkan kita semua untuk selalu berbuat baik dan adil kepada sesama, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain.

 

Doa tidak hanya penting sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai alat psikologis yang sangat penting bagi kesejahteraan jiwa manusia. Doa mengajarkan kita untuk bersabar, mengapresiasi, memahami, dan yang paling penting adalah berbuat adil dan baik kepada sesama. Sebab, di balik setiap doa yang diucapkan, ada kekuatan yang tak terhingga yang mampu mengubah takdir dan kehidupan seseorang.

 

6.17.20-7.39

 

 

 

0 comments :

Post a Comment