SETENGAH ABAD CINTA
24
Januari 2017
1
Menunggumu
adalah
menunggu abad yang berlalu
aku
memilih kopi
di abad
kekinian
sebab
seperti Kemaren kau bisikan
waktu
dan pilihannya sudah berubah
2
Gemerlap
jendela kota Jakarta
menemaniku
melesat dari masa ke masa
dan
aku pun terduduk di sisa-sisa hari
dengan
kearifan seorang sufi
bahwa
keterbatasan di matamu
adalah
energi menembus batas
ketika
kau berbisik bahwa kau dan aku punya hari, ruang, dan jalan
Aku
pun mengangguk
dan
dengan segenap rasa aku menghapus rasa
3
Menuju
matahari terbenam
meninggalkan
keceriaan pagi
pesona
sunset menghilang
bayang
keperakan tersisa
4
ketika
kau menatapku
aku
melihat kerutan
ketika
aku menatapmu sahabat
kau
berkata lirih tuk meninggalkan mu di alam mimpi
dan
akupun menyongsong purnama
tanpamu
tanpa
masa lalu
5
Biarkan menikmati kesunyian
atau boleh jadi hanya bertahan dalam kesunyian
Biarkan menikmati kepedihan ini
atau boleh jadi hanya mencoba berdiri tegak di
tengah kepedihan
Tersebab hidup hendak khusnul khotimah
pada usia yang berkurang
sedang perasaan dan nafsu tidak pernah menjadi tua
6
gemercik hujan
kegelapan malam
iklan tv di ruang piket sebelah
: ahhh ....


0 comments :
Post a Comment