Kaget tapi sebetulnya sudah terduga mengenai pernyataan dan kenyataan beberapa milyuner seperti yang diteliti Thomas J. Stanley, Ph.D dalam bukunya "The Millionare mind."
Bahwa mereka bukanlah tipe orang yang mengerjakan segalanya sendiri (do it yourself).
Bahwa mereka buka workaholic dan menghabiskan banyak waktu bersosialisasi dengan kerabat dan teman-teman. Mereka memfokuskan energi untuk memaksimalkan hasil usaha.
Bahwa sedikit dari mereka yang masuk ke dalam Phi Beta Kappa (suatu badan kehormatan bagi mahasiswa berprestasi di Amerika). Artinya sebagian besar dari mereka adalah bukan mahasiswa yang tergolong berprestasi akademis luar biasa. Biasa-biasa saja.
Itulah beberapa karakteristik dari Milyuner. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa sendiri, para milyuner memiliki jam bekerja yang standar tapi betul-betul fokus pada tujuan dan pekerjaannya. Milyuner lebih banyak membangun jaringan dan mendelegasikan banyak pekerjaan kepada lingkungan pegawai yang handal dan memiliki kompetensi dan bidangnya. Dan para milyuner sesungguhnya bukanlah orang-orang yang secara akademis "cerdas" tetapi mereka memiliki kecerdasan emosional.
Ternyata, para millionare adalah orang-orang biasa, seperti saya, anda dan kita semua.
Ternyata, para millionare adalah orang-orang biasa, seperti saya, anda dan kita semua.

0 comments :
Post a Comment