Powered by Blogger.

DOB

Written By Suheryana Bae on Monday, December 28, 2015 | 5:14 PM

Dua kali bertugas di Institusi berbeda di DOB. Kesannya, Masya Allah. SDM amburadul dengan kinerja yang rendah dan kemampuan yang mengkhawatirkan. Bahkan untuk sekedar menomori surat saja gak ngerti. Apalagi tentang pengelolaan APBD, pertanggungjawaban, SPJ, dan administrasi lainnya. 

Betul-betul mengerikan, ngos ngosan, dengan hasil minimal, karena kebanyakan pegawai terlalu lama pengalaman lapangan dan kurang memahami tupoksi Institusi setingkat Kabupaten. Maka terseok-seok, didorong-dorong, ditarik-tarik. Singkat kata sangat sulit. 

Diarahkan dengan teriak-teriak, dengan aturan, dengan pengalaman, dengan contoh, dengan reward, dengan punishment, bekerja langsung. Tetap saja hasilnya tidak memuaskan. Cape sendiri ... ya.  

TETAPI euforia memang harus diakhiri. Tidur harus dibangunkan. Harapan melambung harus diukur. Gagah-gagahan harus dihentikan. Sekarang adalah waktunya kerja, kerja, kerja. Tidak lagi cukup dengan bertameng. Kalau ingin maju, semua birokrasi di DOB harus menata diri, mendisiplin diri, belajar memikul tanggungjawab dan tidak berhenti belajar. 

Untungnya, pegawai disupport oleh fresh graduate. Baik yang CPNS maupun tenaga magang. Mereka sangat responsip, disiplin, gampang mengerti, rata-rata bertanggungjawab, dan mau belajar. 
TETAPI bagaimana dengan orang yang otaknya karatan, lamban, tidak bertanggungjawab, seenaknya, dan hanya mengerti menerima gaji. Tampaknya lebih baik tidak dipikirkan daripada tensi meningkat atau diabet. Yaahh ... biarlah ...

0 comments :

Post a Comment