Kerja jantung sangat besar dan menentukan tetapi
seringkali tidak disadari dan seperti tidak diperintah. Berdetak
begitu saja.
Di beberapa sisi, banyak kerja indrawi yang hanya
bisa berjalan dengan perintah eksplisit. Kaki melangkah, tangan memukul, mulut
bicara, kepala bergerak, dan berbagai gerakan lain.
Demikian juga kerja sebuah birokrasi. Kebanyakan
pegawai bekerja atas perintah dan arahan atasan langsung, pemimpin, atau diminta oleh teman
kantor.
Sejatinya, organisasi moderen yang efektif, berjalan dengan kesadaran, pemahaman, motivasi, dan semangat masing-masing
anggota organisasi. Visi dihayati, misi dipahami, tugas pokok dilaksanakan,
pekerjaan dijalankan atas kesadaran dan kehendak diri sendiri.
Apabila situasi dan kondisi birokrasi belum
“berjalan dengan sendirinya” maka tugas pemimpin adalah menciptakan kondisi
dimaksud. Tidak berhenti memberi pemahaman, memotivasi, mendorong, membimbing,
mengevaluasi dan meningkatkan kinerja staf. Sehingga di titik akhir, birokrasi
berjalan mengalir tanpa atau dengan kehadiran pemimpin. Setiap orang atau staf
tahu, faham, disiplin, tanggungjawab, dan melaksanakan tugas.
Kehadiran pemimpin tidak lagi berpengaruh signifikan terhadap
kinerja birokrasi. Mengalir begitu saja. Kehadiran fisik Pimpinan hanyalah
prasyarat tradisional masa lalu. Akan menjadi kenangan. Birokrasi
moderen menuju pada e leadership. Pemimpin bisa berada dimana saja tetapibirokasi
berjalan.

0 comments :
Post a Comment