Powered by Blogger.
Home » » Penaklukan dalam Selimut

Penaklukan dalam Selimut

Written By Suheryana Bae on Sunday, April 24, 2016 | 6:55 PM

Penaklukan dalam Selimut

“Sesuatu” yang menghambat pencapai seseorang sesungguhnya lebih banyak berada di dalam diri sendiri. Ketakutan, keraguan, tidak percaya diri, malas, trauma, sedih, gembira, pesimis, atau optimis. Semua berada di dalam diri sendiri dan dalam kekuasaan sendiri. Faktor-faktor luar sesungguhnya hanya salah satu pencetus.
Katakanlah saya takut berada di ketinggian. Di lantai enam belas sebuah hotel rasanya gemetaran dan aroma ketakutan menjalar ke seluruh tubuh dibawa aliran darah. Kendaraan yang menyemut di bawah, jarak yang cukup tinggi, dan bayangan kalau terjatuh. TETAPI ketika memaksakan diri menengok dari jendela kaca sesungguhnya aman-aman saja. Gedung berdiri kokoh. Jendela kaca berbingkai kuat. Tida ada orang terjatuh dan saya aman-aman saja menikmati kenyamanan hotel berbintang.
Banyak hal, banyak aktivitas, banyak niat, banyak cita-cita, banyak pekrjaan tertangguhkan atau ditangguhkan lebih karena kita tidak mampu mengalahkan “kondisi menghambat” yang ada di dalam diri sendiri. Menangguhkan jalan malam karena takut kegelapan, menyimpan pendapat dalam pikiran sendiri karena takut ditertawakan atau dikritik bila diungkapkan, tidak berani bermimpi dan berusaha meraih cita-cita karena tidak percaya pada kemampuan diri sendiri, menahan diri untuk tampil menjadi pemimpin karena rasa malu, bahkan tidak berani tampil di pentas bukan karena suara jelek atau karena wajah yang tidak mendukung tetapi lebih karena tidak ada keberanian.
Maka orang yang ingin meraih pencapaian diri optimal, orang yang ingin mengaktualisasikan diri, orang yang ingin to be fully functioning person yang pertama harus dilakukan adalah mendobrak hambatan-hambatan yang ada dalam diri sendiri, menguasai diri sendiri, mengendalikan diri sendiri dan berfokus pada sesuatu yang dikehendaki.
Benar kata nabi, “perang yang terbesar adalah perang melawan –hawa nafsu—sendiri. “  Dan kemenangan yang terbesar adalah berdamai dengan diri sendiri.

0 comments :

Post a Comment