TANGGUNG JAWAB
Pada dasarnya tanggungjawab itu melekat. Tidak bisa
diwakilkan, didelegasikan dan tidak mengenal dimensi waktu atau ruang.
Tanggungjawab ayah terhadap anak tidak pernah bisa
ditinggalkan walau hanya sedetik. Di kamar, di pasar, di kantor, di ruang
publik, di kota, atau di kampung sekalipun sekali menjadi ayah adalah ayah dengan
tanggungjawabnya. Tidak bisa karena sedang bekerja, mengabaikan anak yang
sakit, atau karena sedang liburan menghindar dari pemenuhan kebutuhan makan
sang anak.
Demikian halnya seorang pemimpin. Di manapun berada,
jam berapa pun, sedang mengerjakan apapun, tanggungjawab sebagai pemimpin
melekat erat. Tidak bisa lepas. Sekali menjadi Kepala Desa, Camat, Bupati, atau
Gubernur maka selama masa jabatannya itulah tanggungjawab melekat. Bahkan
ketika sedang tidur, maka yang tidur adalah pemimpin dengan tanggungjawabnya.
Ketika ada banjir yang menimpa warganya, harus bangun dan mengambil langkah-langkah
kongkrit.
Seperti itulah.

0 comments :
Post a Comment