Ada dua hal yang menggelitik di pagi ini. Pertama tentang katelebece di dunia birokrasi dan kedua tentang arti penting sekolah bagi dunia nyata.
Terpantik oleh pemikiran Robert T. Kiyosaki, saya jadi berpikir, apa arti penting sekolah bagi dunia nyata. Sebab beberapa hal yang dipelajari di sekolah tidak atau kurang relevan dengan tuntutan keseharian. Misalnya, apa arti penting hafalan kata latin tumbuhan --oryza sativa dan semacamnya-- tatkala saya kembali ke sawah dan ladang di kampung. Atau apa arti penting pemahaman gaya bahasa ketika membuar surat di kantor.
Atau mengapa di Fakultas Sastra harus belajar sosiologi, Islamologi, Sejarah, Sistem Pemerintahan dan sebagainya. Untung tidak belajar akuntansi.
"Sekolah mengajarkan banyak hal yang tidak terpakai ketika kita memasuki kehidupan, " begitu kalimat penting Sharon Lechter dalam buku Robert T. Kiyosaki.
Banyak orang kaya --dalam pandangan seorang pebisnis tentunya -- bukanlah orang paling cerdas di sekolahnya, bukanlah pemegang gelar S3 walaupun pernah kuliah, apalagi profesor. Sule yang duitnya milyaran, Bambang Pamungkas, Christine Hakim, Agus Salim, Soedjatmoko, Adam Malik, bahkan Susi Pujiastuti bukanlah orang sekolahan.
TETAPI yang paling penting, pastinya mereka belajar sesuatu. Belajar tentang hal-hal penting yang terlewatkan dipelajari oleh anak sekolahan dan anak muda terpelajar di kampus.
Prinsipnya, bukan bagaimana kita menjadi orang pintar TETAPI bagaimana kita bersinergi dengan orang-orang pintar.
Apa arti sekolah atuh. "Ijazah semacam tiket masuk ke dunia kerja kantoran. Sama seperti tiket masuk nonton bola, " kataku kepada sang Adik yang hampir DO dari kampusnya.
Apa arti sekolah atuh. "Ijazah semacam tiket masuk ke dunia kerja kantoran. Sama seperti tiket masuk nonton bola, " kataku kepada sang Adik yang hampir DO dari kampusnya.

Hal prinsip yg aplikatif dri dunia akademik adalah adalah berfikir empirik dan sistematik. sehingga apa yg kita lakukan dan katakan punya dasar yang bisa dipertanggungjawabkan. heheheheh.....manawi eta ge pangeresa!
ReplyDeleteYa sekolah juga bermanfaat bagi yang belajar. Tapi sia-sia kalau hanya sekedar formalitas ...
ReplyDelete