Futurolog atau akhli ramal masa depan
mengatakan bahwa orang yang akan menguasai dunia adalah orang-orang yang
menguasai informasi. Dapat diartikan bahwa orang-orang yang berkuasa adalah
orang yang memahami informasi, mengetahui kekuatan informasi, dan memanfaatkan
informasi.
Dengan memahami informasi orang
menjadi tahu banyak hal, yang tentu saja memiliki banyak pemikiran, inovasi dan
kreativitas untuk melakukan banyak hal. Di sisi berikutnya, ada kelompok orang memahami
kekuatan informasi sebagai media yang dapat membentuk opini kemudian
memanfaatkannya untuk meraih kekuasaan. Maka banyak partai politik atau kandidat
pemimpin yang menerbitkan jurnal, surat kabar, atau memanfaatkan media untuk
membangun opini dan pencitraan.
TETAPI bagi seorang pemimpin konsepsi
orang yang akan menguasai dunia adalah
orang-orang yang menguasai informasi itu baru koma, masih ada kelanjutannya
yang teramat penting. Pemimpin yang
berhasil adalah orang yang menguasai informasi dan memiliki keberanian serta
kepercayaan diri untuk mengimplementasikan informasi pada kehidupan nyata
sehingga membawa perubahan.
Bahwa pada era sekarang ini informasi
tidak lagi semahal zaman sebelumnya. Buku-buku yang bagus, koran berkualitas, televisi dan internet
menyajikan luberan informasi bagi siapapun di manapun. Dan buku-buku yang bagus yang ditulis
berdasarkan ilmu dan pengalaman ternyata sangat menggugah dan inspiratif. Orang-orang
yang mendisiplin diri untuk membaca akan termotivasi atau setidaknya
mendapatkan banyak alternatif pilihan inspiratif untuk melakukan transformasi
atau perubahan yang lebih baik. Penulis semacam Robert Kiyosaki, Merry Riana,
Thomas Stanley, Goleman, Dale Carniege dan sebagainya menyajikan informasi yang
begitu memukau inspiratif dan imlementatif dan pastinya akan membawa perubahan
positif signifikan apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Masalah
dan pertanyaan sebenarnya adalah apakah informasi berhenti hanya dan hanya
sebagai informasi, ATAU informasi dilanjutkan dengan langkah-langkah implementatif
dari pemikiran besar. Informasi yang
hanya sekedar informasi menjelma menjadi profesi penceramah, tetapi informasi
yang dilanjutkan dengan langkah pertama akan membuat metamorfosis pada diri
yang berkualitas, meningkatkan kebahagiaan, merubah lingkungan, dan melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan.

0 comments :
Post a Comment