Powered by Blogger.
Home » » Informasi, kepercayaan diri dan keberanian.

Informasi, kepercayaan diri dan keberanian.

Written By Suheryana Bae on Tuesday, January 26, 2016 | 9:41 AM

Futurolog atau akhli ramal masa depan mengatakan bahwa orang yang akan menguasai dunia adalah orang-orang yang menguasai informasi. Dapat diartikan bahwa orang-orang yang berkuasa adalah orang yang memahami informasi, mengetahui kekuatan informasi, dan memanfaatkan informasi.

Dengan memahami informasi orang menjadi tahu banyak hal, yang tentu saja memiliki banyak pemikiran, inovasi dan kreativitas untuk melakukan banyak hal. Di sisi berikutnya, ada kelompok orang memahami kekuatan informasi sebagai media yang dapat membentuk opini kemudian memanfaatkannya untuk meraih kekuasaan. Maka banyak partai politik atau kandidat pemimpin yang menerbitkan jurnal, surat kabar, atau memanfaatkan media untuk membangun opini dan pencitraan.

TETAPI bagi seorang pemimpin konsepsi orang yang akan menguasai dunia adalah orang-orang yang menguasai informasi itu baru koma, masih ada kelanjutannya yang teramat penting. Pemimpin yang berhasil adalah orang yang menguasai informasi dan memiliki keberanian serta kepercayaan diri untuk mengimplementasikan informasi pada kehidupan nyata sehingga membawa perubahan.

Bahwa pada era sekarang ini informasi tidak lagi semahal zaman sebelumnya. Buku-buku yang bagus,  koran berkualitas, televisi dan internet menyajikan luberan informasi bagi siapapun di manapun.  Dan buku-buku yang bagus yang ditulis berdasarkan ilmu dan pengalaman ternyata sangat menggugah dan inspiratif. Orang-orang yang mendisiplin diri untuk membaca akan termotivasi atau setidaknya mendapatkan banyak alternatif pilihan inspiratif untuk melakukan transformasi atau perubahan yang lebih baik. Penulis semacam Robert Kiyosaki, Merry Riana, Thomas Stanley, Goleman, Dale Carniege dan sebagainya menyajikan informasi yang begitu memukau inspiratif dan imlementatif dan pastinya akan membawa perubahan positif signifikan apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Masalah dan pertanyaan sebenarnya adalah apakah informasi berhenti hanya dan hanya sebagai informasi, ATAU informasi dilanjutkan dengan langkah-langkah implementatif dari pemikiran besar.  Informasi yang hanya sekedar informasi menjelma menjadi profesi penceramah, tetapi informasi yang dilanjutkan dengan langkah pertama akan membuat metamorfosis pada diri yang berkualitas, meningkatkan kebahagiaan, merubah lingkungan,  dan melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan.

0 comments :

Post a Comment