Membangun
peradaban pada dasarnya adalah membangun diri sendiri. Memperbaiki akhlak
dimulai dengan memperbaiki akhlak sendiri. Langkah awal untuk perubahan
orgnisasi adalah perubahan diri sendiri. Tidak ada langkah selanjutnya kalau
tidak ada langkah pertama dan tidak ada perkembangan masyarakat kalau tidak ada
pengembangan diri sendiri.
Maka
pergulatan untuk perbaikan lingkungan adalah pergulatan dengan diri sendiri
yang tidak ada akhirnya. Sekali
dilahirkan, sekali melangkah tidak ada akhir perjalanan sepanjang manusia masih
menghirup nafas.
Maka
pergulatan dengan diri, pengembangan diri, permenungan dan evaluasi baru
berakhir ketika kehidupan manusia berakhir di lubang kubur. Dari waktu ke waktu sang manusia menjalani
kehidupan, melakukan berbagai eksperimen dengan kehidupan, merenungkan
kehidupan, mengalami kehidupan, dan melakukan langkah-langkah perbaikan.
Perjuangan
tanpa kekerasannya Mahatma Gandhi, diawali dengan keikhlasan Mahatma untuk
diperlakukan semena-mena tanpa melakukan perlawanan. Dan penghentian kekerasan
hanyalah oleh sang waktu, kehendak yang Mahakuasa, serta tindakan-tindakan
tanpa kekerasan Mahatma.
Perjuangan
untuk berdiri di atas kaki sendiri, memutuskan ketergantungan kepada “manusia
dan bangsa” lain dimulai dengan upaya untuk hidup Mahatma tanpa bantuan dari
manusia dan bangsa lain. Sehingga Mahatma berkebun, menenun, beternak, berkendara dan menjalani hidup dengan
memanfaatkan segala hal yang ada di lingkungannya. Sangat berat pasti. Tetapi
berat atau ringan, yang paling penting ada perjuangan untuk meraihnya.
Maka
apa pun idealisme, cita-cita, harapan, tujuan, atau visi untuk keluarga,
komunitas, institusi, organisai dan masyarakat semua bermula dan berujung pada
diri sendiri.

0 comments :
Post a Comment