Cara termudah atau tercepat untuk mendapat
jabatan adalah nepotism. Bersandar pada pertemenanan, kekerabatan, hutang budi,
masa lalu, saling berharap sandaran, atau keinginan tersembunyi lainnya. TETAPI
jabatan yang diraih dengan diminta, jabatan yang dicapai dengan merengek,
jabatan yang diduduki karena uang adalah jabatan yang rentan. Tidak memiliki
fondasi yang kuat dan sangat berpotensi mengecewakan kedua belah pihak.
Jabatan yang diperoleh karena nepotisme
cenderung menghasilkan hubungan yang tidak sehat, kaku, puran-pura dan
artifisial. Kalau ada kesalahan atasan
tidak leluasa menegur, sebaliknya bawahan tidak berani menyampaikan saran
apabila pimpinan perlu perbaikan.
Maka apapun alasannya jabatan tidak perlu
diminta, biarlah dia datang dari saling membutuhkan dengan persyaratan normatif
sehingga tidak menjadi beban bagi siapapun. Biarlah semua mengalir menurut
sunatullah dan hukum normatif kemanusiaan.
Janganlan jadi pejabat pedah,
dulur, pedah baraya, pedah sohib etc.

Mantaps pak! wise n smart!
ReplyDeleteNuhun yi ...
ReplyDelete