Adalah kebahagiaan tertinggi bagiku sebagai
pimpinan institusi ketika melihat para staf mengerjakan tugas, melaksanakan
perintah, ada di kantor melewati jam atau hari kerja tanpa harus diberntak-dibentak,
dimarahi atau gebrak meja. Mereka bekerja dengan penuh kesadaran, mudah-mudahan
ihlas.
Pendekatan dan komunikasi seperti inilah yang
menyenangkan bagi kedua belah pihak, bagiku di pihak Pimpinan dan juga bagi
rekan-rekan staf in the other side. Paradigma berubah dari pimpinan yang
kharismatik, tegas, disiplin kaku, terkadang kasar menjadi kepemimpinan yang
bersahabat, membimbing, mengayomi, dan melindungi. Katakanlah kepemimpinan
gubrak-gubrak vs friendly leadership -- kepemimpinan bersahabat.
Bagiku memimpin artinya memberi jalan kepada
orang lain untuk menjadi cerdas, terampil, berwawasan, bertanggungjawab, berani
mengambil inisiatif, menjadi orang yang fully functioning person bahkan boleh
jadi pada saatnya nanti menggantikan posisiku. Staf yang cerdas akan meringankan pekerjaan pimpinan. Tidak ada yang perlu ditakuti
atau merasa jadi ancaman, sebab pada waktu itu aku mungkin sudah berpindah ke
lain hati.
So simple.

hebat abah,,,,
ReplyDelete