Organisasi atau institusi diisi oleh
orang-orang dengan batas-batas kewenangan dan tugas tertulis yang jelas dan sebagiannya
dirumuskan dengan kesepakatan bersama. Siapa mengerjakan apa, bertanggungjawab
kepada siapa, dalam jangka waktu berapa lama dan menggunakan sumber daya apa,
tertuang secara rinci.
Institusi yang menghasilkan kinerja optimal
adalah organisasi yang diisi oleh orang-orang yang kompeten, n-ach tinggi, dan
memiliki kerendahan hati untuk tidak melewati batas kewenangan. Betapa cerdas
pun, betapa kompeten pun seorang staf tidak harus dan tidak boleh melanggar
batas kewenangan pimpinan. Filososi
sepuh mengatakan, taktak mah moal ngaleuwihan sirah.
Suatu institusi adalah “sakit” apabila
orang-orang yang ada di dalamnya tidak mengetahui tugas yang harus
dikerjakannya atau karena ambisi kekuasaan mengerjakan hal-hal yang diluar
batas kewenangannya. Inilah yang sering terjadi dalam sebuah institusi. Seseorang
merasa mampu, kompeten, “sudah waktunya”, dan layak menjadi pemimpin sehingga melanggar
batas kewenangan pimpinan.
Maka dalam institusi perlu ditanamkan budaya
kerja, SOP, tupoksi, prosedur, alur dan pemahaman tentang sistem. Dan itulah
tugas Pimpinan.

0 comments :
Post a Comment