Powered by Blogger.
Home » » Peluit Akhir

Peluit Akhir

Written By Suheryana Bae on Thursday, February 25, 2016 | 2:28 PM

Seringkali kita menyaksikan klub  sepak bola kesayangan kebobolan pada menit-menit terakhir. Katakanlah dua menit terakhir yang mengubah segalanya. Kemenangan berubah menjadi seri dan dilanjut dengan adu finalti dan berakhir dengan kekalahan.
Atau sejarah nyata dalam perbulutangkisan di tanah air. Entah di tahun berapa, pada sebuah pertandingan pemain favorit Susi Susanti berada pada posisi tertingal 1-14. Tetapi dengan mentalitas juara, dengan rally-rally panjang dikombinasikan dengan penempatan bola yang akurat, Susi meraih angka demi angka sampai pada kondisi 14-14 dan secara mengejutkan luar biasa pada akhirnya mengakhiri pertandingan sebagai pemenang.

Begitulah sesungguhnga dan seharus kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan birokrasi. Pada saat kita berpikir tidak cukup waktu untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, maka pada saat itulah akhir dari sebuah pekerjaan. Tetapi pada saat kita percaya diri dan yakin mampu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang tersisa, dengan prediksi hitungan waktu dan ketersediaan SDM yang cermat, maka pastilah sebuah pekerjaan akan selesai pada waktunya. Sebelum batas akhir waktu selalu ada waktu.

Pengalaman seperti ini terjadi berulang-ulang. Aku bersama para pelaksana menargetkan akan menyelesaikan “Ganti Uang” sebelum kegiatan berikutnya dimulai. Hitungan waktu yang tersedia seminggu. Maka ditargetkan dalam lima hari kerja keras dan dua hari kalender cadangan kalau-kalau terjadi sesuatu. Biasanya, pekerjaan dapat diselesaikan pada saat injury time. Tentu melelahkan sekaligus memuaskan dan membanggakan. Luar biasa dan terjadi berulang kali.

So, jangan menyerah sebelum waktunya, jangan mengatakan tidak mampu sebelum dicoba, jangan menghentikan pekerjaan sebelum batas akhir.

0 comments :

Post a Comment