Ada rahasia di balik kesuksesan para
millionare, pejabat negara, para top manajer, dan para pemimpin. Keberhasilan
mereka ternyata bukan karena kecerdasan seorang generalis yang serba tahu
segalanya, TETAPI keberhasilan mereka mengerjakan tugas adalah karena kelihaian
dan kearifan membagi tugas kepada orang-orang yang kompeten, orang-orang
genius, dan pegawai berakademis“A”.
Keniscayaan seorang Pemimpin adalah kepandaian
mencarai orang-orang genius, orang-orang ulet, orang disiplin, tekun dan
bertanggungjawab sehingga pekerjaan institusi bisa terselesaikan.
Kelihatannya memang tidak adil. Para staf pontang-panting bekerja keras
tetapi sang big bos duduk di ruangan be-ac di depan laptop, membaca, dan
menikmati kursi empuk berputar atau makan bersama pejabat yang lebih tinggi,
rapat etc.
Masalahnya, atau perbedaannya, Pemimpin adalah
orang yang bertanggungjawab terhadap kinerja organisasi, merumuskan visi, misi,
kebijakan dan strategi agar tujuan organisasi tercapai dan orang-orang di
sekitar lingkaran bisa berkembang.
Pemimpin bukanlah orang genius tetapi yang
membagi tugas kepada orang-orang genius. Pemimpin bukanlah spesialis tetapi
generalis yang membagi tugas kepada para spesialis.

Sae pa seratanana :)
ReplyDeleteamin
ReplyDelete