Pimpinan itu kharismatik, gagah, berwibawa, tatapannya
tajam, suara menggelegar, membuar para pendengarnya terpesona dan orang
menghadap dengan gemetaran. Itu gambaran pemimpin zaman baheula. Ketika
kata-kata pemimpin adalah sabda, perintah adalah kewajiban, dan permintaan
adalah keharusan.
Pada era demokrasi post moderno semua gambaran
itu berubah. Pemimpin kekinian adalah orang yang akrab dengan staf, yang banyak
mendengar aspirasi, bertukat pikiran, tidak serba tahu, dan bukan spesialis
yang menguasai teknis komprehensif.
Pemimpin kekinian adalah orang terus menerus
menebar virus n-ach, menumbuhkan motivasi belajar, bekerja bersama untuk mencapai
tujuan, terbuka dan mendorong prubahan-perubahan fundamental.
TETAPI di sisi lain, pemimpin kekinian adalah seorang generalis yang mempunyai
banyak referensi, berwawasan luas, mampu merumuskan tujuan institusi,
mengembangkan budaya kerja, memiliki target, dan setiap saat mengevalusi
progres pekerjaan.

0 comments :
Post a Comment