Powered by Blogger.
Home » » APA YANG KAU CARI PALUPI

APA YANG KAU CARI PALUPI

Written By Suheryana Bae on Friday, March 4, 2016 | 2:57 PM

Pilihan jalan kehidupan ternyata tidak semudah memilih menu makanan atau memilih chanel televisi. Banyak pergulatan pemikiran filosofis dan passion seperti ribuan persimpangan yang membingungkan.

Dengan sederhana dan ringan Robert Kiyosaki sang kapitalis Amrik, merumuskan jalan yanng hendaknya ditempuh manusia adalah kebebasan finansial. Sehingga pendidikan keuangan, keberanian berinvestasi, kelihaian enterpreneur menjadi sesuatu yang harus dimiliki setiap orang yang ingin menjadi manusia berarti. Orang yang berada diluar jalur itu adalah orang-orang yang membebani negara dan masyarakat. 

In the other side, Al Ghazali sang sufi merumuskan jalan hidup manusia adalah mencintai Allah Mahapencipta. Sehingga apa pun  yang dilakukan adalah dalam upaya mendekat kepada Allah dan mencari ridho Allah. Tidak menjadi masalah, kaya atau miskin, punya jabatan atau tidak punya jabatan, bahkan tidaklah penting kehormatan dan penghormatan. 

Negarawan semisal Mahatma Gandhi, merumuskan jalan kehidupan adalah mengabdi kepada negeri dan berusaha untuk sebanyak-banyaknya kemakmuran rakyat. Maka jalan hidup manusia adalah memperjuangan keadilan, kesejahteraan, kedamaian, dan ketenteraman masyarakat dalam bingkai negara atau wilayah. 

Tiga paradigma tersebut benar adannya TETAPI memilih salah satu diantaranya bukanlah perkara mudah.  Selalu muncul godaan kritis, pertanyaan nakal, dan perenungan walaupun sudah memilih salah satu. Padahal memilih satu adalah keharusan mengambil ketiganya bukan memilih namanya. “Bagaimana mungkin orang yang berjalan ke barat akan mengetahui timur, “ kata Al Ghazali.

Pada akhirnya setiap orang harus memilih apakah menelusuri jalan utama kebebasan finansial, jalan Allah, atau mengabdi kepada negeri. Dengan memilih berarti membuat keputusan besar dan menghilangkan kebimbangan. Dengan memilih berarti menentukan fokus dan menghapus keraguan. 

2 comments :